ahlan wa sahlan

Hanya ungkapan rasa yang tak bisa disampaikan lewat suara..hanya kata dan bahasa

Jumat, 31 Desember 2010

kaleidoskop 2010


Bismillah

Di penghujung tahun Masehi

(menghela napas….*mpe kertas pun berterbangan..maksa)

Akhirnya minat menulis muncul lagi…setelah lama tenggelam dan hampir satu bulan si pico pergi,akan berjumpa lagi tahun depan …yaa..3 bulan lagi..januari..februari..maret 2011 .Waaa maret samarinda..i’m comingggggg*dengan suara lantang dan menggema. Direm yaa’..di remm,ingat perkataan seseorang (mank saya mobil apahh??)

Senin, 18 Oktober 2010

Sedikit kisah 27-30 september ..Tarakan mencekam


Sebuah kisah  beberapa minggu yang lalu, hanya mencoba memaparkan apa yang dirasakan...



Senin, mengawali pekan terkhir di bulan September (27/9)..seperti biasa saya  dinas sore. Karena bermukim dikawasan Rumah sakit, informasi2 terkini sering tertinggal (kuper banget). Hari itu masih berjalan seperti biasa, tetapi yang membuat sedikit berbeda, sesampai di ruangan, teman2 yang dinas pagi tampak cemas, malah ada yang gelisah ingin cepat pulang. Lalu mengalirlah cerita yang masih simpang  siur bahwa  ada kejadian semalam yang membuat gempar Tarakan.

Sabtu, 19 Juni 2010

Ujian Keluarga



Ujian dikeluarga tak kunjung berhenti..duhai Allah berilah kemudahan keluargaku menghadapi semua ini..Semua adalah rencanaMu..semua adalah kehendakmu..tapi kami yakin Kau tak kan membebani diluar kemampuan kami..berilah kami kekuatan kesabaran menghadapi ini..lapangkanlah hati kami..

Sabtu, 15 Mei 2010

visum et repertum


Hemm..bulan mei ini banyak banget yang visum..Masya Allah..

Kasus yang bermunculan pun macam-macam…dari gadis 17 tahun yang diperkosa 7 pria (rasanya ingin mengumpat saja pada si pelaku..tapi tak boleh),

Minggu, 09 Mei 2010

saya harus tetap kerja



Alasan kuat saya masih mau ditarakan karena mereka..keluarga saya..saya janji sama diri saya sendiri saya ga akan neteskan air mata mama lagi(saya anak bandel)…Saya ada disini semata mata bentuk pertanggung jawaban saya ke ortu atas cucuran keringat,air mata tanpa keluh kesah,bahkan dalam keadaan financial sesulit apapun..papa tetap kekeh nyuruh saya kuliah..prinsip beliau hanya satu”papa mama ga bisa mewariskan harta cuman bisa mewariskan ilmu selagi papa masih ada sekolah tinggi2”prinsip mereka akan saya terapkan dikeluarga saya nantinya..belum ada hal yang berarti yang bisa saya beri..hanya ingin membahagiakan disisa umur mereka..