ahlan wa sahlan

Hanya ungkapan rasa yang tak bisa disampaikan lewat suara..hanya kata dan bahasa

Kamis, 31 Desember 2009

Review 2009…sekelumit episode perjalanan hidup


             Tak terasa tinggal hitungan jam tahun masehi ini akan segera berakhir..Setiap orang pasti berpikir kemana malam tahun baru mereka akan diadakan,acara apa..makan2 apa..tapi aku ga peduli dengan semua itu..semua malam kuanggap biasa karena 3 malam kedepan aku akan dinas malam..termasuk malam tahun baru..ya malam ini..toh sebagai muslim kita punya tahun baru sendiri yang justru moment itulah yang pantas sebagai waktu bahan renungan..kendati demikian tetap saja..tahun 2010 mendatang aku harus mempersiapkan perencanaan2..entah jangka pendek,menengah..maupun jangka panjang..sebelum semua itu berlangsung..sedikit yang ingin kutulis sebagai memoar ditahun 2009 ini yang banyak merubah hidupku…bahan refleksi,evaluasi tentang kinerjaku..kualitas ruhiyahku..kualitas diri..aktivitas social..yang secara garis besar pasca kuliah banyak idealisme religi yang dulu sangat ghiroh kuperjuangkan sedikit sedikit mulai luntur..Astagfirullah…masih mencari motivasi apa yang pantas untuk orang yang mengalami kemunduran ini..tapi satu hal aku masih bersyukur Allah masih memberikan hidayah ini padaku..masih menempatkan diriku dijalanNya..walaupun dengan tertatih dan terseok aku memaknai semuanya…
 Memoar Berawal  di JANUARI 2009…………….bulan yang special buatku..disini aku mengalami saat2 pertemuan dan perpisahan..pertemanan yang begitu singkat,perpisahan yang terlalu cepat..aneh kupikir..tapi  itulah yang terjadi..Dilain waktu,rasa mendebarkan dan menegangkan yang pernah  kualami..karena, itu kali pertama aku menolong persalinan dirumah tetangga..tanpa alat sodara2.. pasca kuliah memang belum ada rencana membeli alat,karena sudah bekerja dirumah sakit swasta,dan tidak terpikir oleh anak ingusan yang fresh graduated bergelar bidan ini.Kala itu Sepulang dinas malam,tetanggaku memanggil,minta tolong memeriksa keadaan istrinya..masya Allah ketika datang si ibu sudah tidak mampu lagi berjalan,bagaimana tidak..kepala bayi sudah didepan vulva(belum nongol sih tapi hampir)..dan ibu itu sudah tidak bisa menahan…tanpa pikir panjang mengambil handscoon sensi yang kupunya..dengan nekat dan mencoba untuk tenang memimpin persalinan..Subhanallah..akhirnya saat menegangkan itu terlewati..bayi sehat ibu selamat(macam semboyan ya?),alhamdulillah bayinya segera menangis..artinya tidak ada gangguan dijalan nafasnya..kendalanya ketika akan mengeluarkan plasenta..lahh aku ga punya gunting untuk memotong tali pusat..sontak aku berteriak dengan orang diluar kamar..yang kebetulan adalah ibuku “maaa…pinjamkan alat tempat bidan yang mama kenal..butuh cepat neh”diluar ruangan kudengar orang2 kasak kusuk kebingungan..”bayinya sudah lahir tapi tali pusat belum dipotong”kataku lagi..ketika itu juga ada kk sepupuku diluar berteriak”gunting biasa ga bisa kah ya’?”..toeeennnggg…”waa…ga steril ka2”(dalam hati..kk2 aja yang kugunting pake itu)..bener2 deh..”pokonya lia butuh cepat” kataku lagi…”iya lagi diusahain”jawab orang diluar entah siapa..yang jelas saat itu situasinya ga bisa diungkapkan dengan kata2..dan akhirnya peralatan pun datang..lengkap dengan obat2nya..(Thanks Allah)..dan semua selesai..plasenta..bayi..ibunya..sudah beres.. dan bayi itu tumbuh dengan sehat, sempat  3 bln ku memantaunya.. ntah dimana keberadaannya sekarang yang kutahu ada di Jawa..
Dilain waktu bulan yang sama tepatnya 9 Januari 2009 pengumuman kelulusan CPNS..pertama kali aku menerima kabar dari teman yang menyatakan bahwa namaku tercantum sebagai peserta yang lulus..takbir..tahmid tak hentinya kulontarkan..tapi masih penasaran..beneran ga sih ni..karena aku belum mau mengabarkan ke orang tua khawatir salah info..atau mungkin temenku yang salah liat..ntar malah yang ada kekecewaan..tapi Segala puji bagiNya..setelah cek n ricek di internet dan BKD..yah namaku memang tertera disana..diriku…keluarga semua bahagia..ucapan selamat lewat sms maupun telpon mengalir…tapi siapa yang sangka kedepannya…….
Bulan-bulan selanjutnya masih seperti biasa beraktivitas dirumah sakit tempat ku pertama bekerja mencari pengalaman..menanti pengumuman penempatan yang lamaaaaa sekali baru diumumkan…ku mencoba telpon BKD, yang ada, petugas disana hanya menyampaikan “nanti disampaikan lewat undangan penyerahan SK mba” lah klo begitu kan bikin aku penasaran…sampai2 dengan keberanian alakadarnya..di awal APRIL 2009 aku mendatangi BKD seorang diri..menanyakan soal penempatan..alhamdulillah disana disambut baik dengan pegawainya..sempat dilempar kesana kemari(kaya’ bola)..dan akhirnya ku bisa menemui ibu yang mengetahui prihal penempatan..kusampaikan alasan kedatanganku..dan beliaupun dengan antusias mencoba membantu..satu persatu berkas dibuka..beliau tanyakan namaku..lalu…tidak lama..daftar namaku ditemukan…”LIA NURAINI..penempatan di TARAKAN”……………..Innalillahh…inikah??????serasa dijatuhi lagit runtuh…kucoba memastikan dengan mengulang namaku”beneran bu LIA NURAINI?”kataku..”iya,LIA NURAINI..BIDAN..PENEMPATAN DI TARAKAN” ibu itu mengulangi……huaaaaa tertunduk lemas..mencoba menyembunyikan bulir2 disudut mata yang malu2 keluar..dengan tertunduk pula aku bersalaman dengan beliau seraya mengucapkan terima kasih dan pamit untuk pergi…diluar BKD tepatnya diparkiran kuraih telpon dan menghubungi seorang senior yang dekat denganku …aku belum sanggup untuk mengabarkan dengan orang rumah..ditelpon aku menangis sejadi jadinya..terisak-isak..untungnya  tak ada seorangpun disitu..beliau memintaku untuk menenangkan diri pulang kerumah dengan hati2..diperjalanan menuju rumah sambil mengendarai motorku aku tak perduli seberapa buram kaca mataku..yang jelas aku hanya ingin menangis…sesampai dirumah ibuku sudah menanti..melihat gelagat anaknya tentu beliau tau ada yang salah..akhirnya ceritaku pun mengalir..beliau hanya bisa tertunduk lemas..disatu sisi mensyukuri di sisi lain ada konsekuensi….begitulah..hampir 3 hari mataku selalu sembab…ingin berkontemplasi..menyendiri..tidak ingin diganggu..lama2 aku juga harus bisa menerima..karena ada support dan dukungan dari keluarga dan teman-temanku terutama teman-teman smp ku yang sangat solid..seminggu sebelum keberangkatan kusempatkan mengadakan perpisahan dengan mereka..akhirnya AWS tinggal impian.
Di penghujung APRIL 2009  SK penempatan diumumkan dikantor Gubernur…kami maju satu persatu  untuk mengambil amplop, giliran namaku dipanggil ketika itu juga diumumkan penempatannya..yah sudah ga terkejut lagi..saat kembali ketempat duduk  ku membuka amplop berharap yang terjadi hanya sebuah kesalahan pengetikan..tapi ternyata..ya memang di RSUD TARAKAN….hari itu juga diumumkan bahwa kami yang  penempatannya ditarakan harus secepatnya melaporkan diri ke RSUD…
Dengan persiapan yang seadanya,ibuku yang sempat berkoar-koar karena aku Nampak meremehkan..ga ada semangat,ga niatan, packing2 barangpun tak semua..akhirnya beliau yang turun tangan dan pada  akhirnya sabtu 2 MEI 2009 aku berangkat ke TARAKAN..di subuh hari aku meninggalkan Samarinda,meninggalkan semuanya,”Ya Allah inikah jalan yang Kau pilihkan untukku”.Saat dirumah tak setetes air matapun yang mengalir..bukan tak ingin menangis..tapi mencoba ditahan..berpisah dengan orang2 yang kukasihi dalam jangka waktu yang lama..dipisahkan dengan jarak yang jauh..tapi saat di pesawat diam2 air matapun mengalir…berpikir bagaimana hidupku disana..karena perjalananku bukan dalam rangka menuntut ilmu,tugas belajar yang pasti kembali, tapi ini sebuah perjalanan meniti masa depan..yang sebenarnya masa depan bukan disini..tapi DISANA( tempat yang kekal) yang entah kapan aku bisa kembali berkumpul bersama mereka….tapi dengan Bismillah kucoba kutata hati,niat,mencoba untuk berpikir jernih..yah akhirnya aku harus memulai sesuatu yang baru…DI TARAKAN..kota  yang saat aku berumur 5 tahun sempat kusinggahi..dan saat berumur 22 tahun harus kutempati..
Dan kehidupanku yang baru  berawal disini…Di BULAN  MEI 2009..Resmi aku berada ditarakan..resmi aku bekerja di Rumah Sakit Provinsi…Resmi jadi perantau..dan resmi jadi warga tarakan..karena sudah punya KTP Tarakan…awal awal tidak ada yang special disini..sebuah kota kecil yang tadinya kupikir terpencil mengingat ulasan memori usia 5 tahun..tapi ternyata tidak juga..memang tidak  seramai kotaku..namun sebenarnya tarakan kota yang nyaman untuk ditempati…orang2nya baik(pada dasarnya setiap orang baik)..dengan bahasanya ada tambahan “bah”(lama2 ngikut juga)..pekerjaan dan rekan kerja yang baik (love u mba2 ku)..
Hari demi hari,pekan demi pekan, bulan demi bulan dilalui..kupikir aku tidak bisa melalui hingga hitungan bulan..karena aku tergolong anak mama(bukan anak tetangga..silahkan lihat akte saya)yang ga bisa jauh dari mama..mengingat semasa kuliah paling lama 2 bulan ga pulang itupun kangennya sudah bertumpuk tumpuk..nekat harus pulang biar bagaimanapun wajib pulang..haram banget hukumnya ga pulang (lebayyy)karena banyak yang ingin diceritakan,yang ingin dibagi selama 2 bulan aku ga pulang…Dan ketika kembali ke Balikpapan..malam pertama dikos..aku dan teman 1 kamarku  memang kompak terkena sindrom “malam senin”(kenapa ga mlm jum’at ato mlm minggu?”tunggu kisah selanjutnya)itu slogan yang kami buat karena malam itu kami bisa nangis bareng..walaupun sembunyi2 (memalukan ya..cengeng banget gua sudah sebesar ini)masih kangen rumah..masih mau dirumah..walaupun sudah 3 tahun kuliah kadang masih aja homesick..tapi diakhir2 kuliah udah nggak kok..heee…
Lain halnya ketika disini, di Tarakan,memang aku ditemani oleh “julak”(maaf mengadopsi bhs prancis eh salah bhs banjar,artinya kakaknya ibu)..tapi tetap bagiku sosok ibu ga bisa digantikan..ga semua hal bisa kuceritakan dengan beliau.. ternyata homesick itu ga selalu ada..memang ada saat2 dimana aku kangen berat ma ibu dan ayahku hanya bisa mendengarkan suara mereka sambil menatap foto yang kupunya..hiks..disini hampir 6 bulan ga bertemu aku bisa bertahan (kasih Standing applause donk) 6 bulan sodara2...6 bulan(ok cukup)ternyata aku berhasil.. lebaran idul fitri pun aku ga terlalu sedih..karena sudah kuniatkan,sudah kurencanakan dengan plan yang sangat tersusun rapi..tanpa diketahui siapapun…(penasarankan????)OKTOBER 2009 aku harus meninggalkan kota ini..(tenang sodara2,bukan ingin lari)ya…akhirnya di pertengahan oktober..tepatnya tanggal 17..aku bisa menginjakkan kaki ku lagi di tanah kelahiran..walaupun sebelum pergi sempat hatiku diobok2 oleh seniorku disini..menanyakan proseduralnya..perijinan..alhamdulillah..dari support seniorku yang lain (makasih mba) aku bisa pergi juga….Bersama julak dan barang2 yang banyak aku melakukan journey..long journey..
Satu pekan di Samarinda masih belum cukup buatku (ya..iyalah maunya 1 abad)..akhirnya tanggal 25 oktober harus kembali ke Tarakan…dan hari pertama pula aku menempati kostsan…setelah ditemani julak selama 6 bulan,aku merasa sudah cukup berani dan kuputuskan untuk ngekos aja..Kosku jaraknya amat dekat dengan tempat kerjaku..cukup dengan mengedipkan mata(klo ada om jin)sudah sampai(syirik..ga bener itu)..tapi hanya cukup berjalan kaki kurang dari 10 menit sudah tiba diruangan..dan akhirnya..malam pertama dikostsan “sindrom “itu datang lagi…tapi tak seberapa lama,bisa menguasai diri..sekarang baru merasa sendirian..tanpa sanak saudara..tanpa keramaian.. Di kos yang penghuninya hanya bertiga..nyaris kami tak pernah bertemu..ketika bertemu itupun hanya sekedar menyakan “dinas apa mba?”dan hanya sepintas lalu…yah disini akhirnya aku jadi makhluk individual..tapi aku menikmati..menikmati kesendirian..dikamar yang hanya ditemani suara kipas angin..dan kadang suara tuts laptopku..
Tak terasa Desember menjelang..ternyata sudah 8 bulan aku disini..Saban hari..dinas yang tak henti..rutinitas yang senantiasa kugeluti. Namun beberapa waktu belakangan karena kurangnya sumber daya manusia..berhubung ada yang melahirkan..keluar…cuti.Alhasil tenaga kerja berkurang…dan tersebutlah lia dan mbak ku(sengaja nama beliau disamarkan demi harkat dan martabat) yang notabenenya masih sendiri,ga punya tanggung jawab alias keluarga yang harus diurus,masih muda (jelas) menjadi tumbal kekurangan tenaga..jadilah rumah sakit menjadi rumah kedua bagiku..karena diriku harus siap sedia dengan pertukaran dinas..jadwal yang ancur…terkadang aku harus   reschedule agendaku…yah meskipun diriku tergolong orang yang pemahaman islamnya masih biasa, karena itulah tiap pekan ada agenda untuk hadir di majelis ilmu…sekedar untuk menambah tsaqofah,berkumpul dengan orang-orang sholeh berharap bisa ikutan sholeh..diriku memang  tidak sekaliber mereka..yang berpikir sudah sangat jauh..aku hanya sebatas ingin menuntut ilmu..karena keberadaanku di Tarakan sudah kuniatkan tidak hanya sekedar work oriented tapi mencari hal yang lain yang bermanfaat buatku.Aku baru sebatas sholihun li nafsihi, mensolihkan diri sendiri dulu…bagaimana aku akan menyampaikan kebenaran sementara diriku sendiri ga bener…memang semasa kuliah idealisme religi itu sudah ada..namun setelah didunia kerja aku merasa sulit menerapkan..apa karena kurang motivasi..tidak juga..tapi aku hanya orang yang biasa dan tidak berani terlihat lebih..ditengah pergolakan hati juga tak luput dari serangan futurisme..kualitas ibadah yang kian turun..kelalaian..keterpurukan yang fatal..karena itu walaupun hanya sepekan sekali kucoba untuk mengisi ulang ruhiyahku..kendati setelah itu bisa kembali lagi..tapi tetap terus dicoba dan dicoba…Alhamdulillah..disini Allah mempertemukan aku dengan saudara2 seiman..yang kuharap bisa selalu mengingatkan..tapi mungkin aku harus bersabar..karena belum  adanya keterikatan hati diantara kami.. aku memang belum baik tapi disekelilingku ada orang-orang baik yang kuharap bisa membawaku juga ikut baik..meskipun belum ada kontribusi apa2 yang bisa aku berikan..hanya sekedar memperbanyak barisan…
Tentang kerabat dan teman disini aku memang mendapatkannya dalam jumlah yang cukup..kerabat dari julak..yang sesekali aku sempatkan waktuku bersilaturahmi..teman2 ngaji dan teman ruangan..mbak2ku yang dari mereka aku banyak belajar tentang kehidupan..perasaan..kuhaturkan empati yang sedalam dalamnya…di Tarakan memang kutemukan hal yang baru..ini mungkin yang Allah coba tunjukkan padaku…hikmah yang berserakan mulai terkumpul..
Dan disela rutinitas yang monoton..ternyata rasa jenuh itu bisa hadir..suatu ketika mba ku berkata”aku sudah nyampe dititik jenuh..mau liburan aja..serasa mau muntah lihat ruangan”.Ternyata aku juga demikian,klo beliau hanya muntah sekali diriku mau muntah kuadrat di kali 10 pangkat empat (berapa?)hingga kejenuhanku ku ungkapkan pada seseorang melalui sms”lagi di titik jenuh neh..rasanya mau kabur dari pulau ini tapi ga tau caranya”sms pun dibalas “klo lia kabur tentu ninggalin kewajiban donk,tapi yang jelas massa itu akan segera berlalu”…iya kudu  yakin massa itu akan berlalu dengan ngisi waktuku dengan sesuatu yang baru pula…
Kurang dari 1 jam tahun 2009 ini akan berakhir…. Ya Allah begitu cepat waktu berlalu. Semoga apa yang aku dapatkan  bisa kupergunakan dengan sebaik baiknya..saatnya berbenah..tahun depan amanah baru menanti..moga ini terbaik..mencoba berperan..berkontribusi..beramal..sebanyak banyaknya…LURUSKAN NIAT..DI AWAL..TENGAH DAN AKHIR
….“khoirunnas anfahuuhum linnas” sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang  lain…


Teruntuk diriku…terima kasih sudah bersabar ditengah keterpurukkan,usaha untuk menjadi orang yang lebih peduli dan usaha untuk jadi orang yang baik…….
SEGALA PUJI BAGI ALLAH YANG TIADA TUHAN MELAINKAN DIA


Disela dinas malam…@kamboja….31 Desember 23.00..
Purnama dilangit negeri paguntaka

Tidak ada komentar: