Tak terasa tinggal hitungan jam
tahun masehi ini akan segera berakhir..Setiap orang pasti berpikir kemana malam
tahun baru mereka akan diadakan,acara apa..makan2 apa..tapi aku ga peduli
dengan semua itu..semua malam kuanggap biasa karena 3 malam kedepan aku akan
dinas malam..termasuk malam tahun baru..ya malam ini..toh sebagai muslim kita
punya tahun baru sendiri yang justru moment itulah yang pantas sebagai waktu
bahan renungan..kendati demikian tetap saja..tahun 2010 mendatang aku harus
mempersiapkan perencanaan2..entah jangka pendek,menengah..maupun jangka
panjang..sebelum semua itu berlangsung..sedikit yang ingin kutulis sebagai
memoar ditahun 2009 ini yang banyak merubah hidupku…bahan refleksi,evaluasi
tentang kinerjaku..kualitas ruhiyahku..kualitas diri..aktivitas social..yang
secara garis besar pasca kuliah banyak idealisme religi yang dulu sangat ghiroh
kuperjuangkan sedikit sedikit mulai luntur..Astagfirullah…masih mencari motivasi
apa yang pantas untuk orang yang mengalami kemunduran ini..tapi satu hal aku
masih bersyukur Allah masih memberikan hidayah ini padaku..masih menempatkan
diriku dijalanNya..walaupun dengan tertatih dan terseok aku memaknai semuanya…
Memoar Berawal
di JANUARI 2009…………….bulan
yang special buatku..disini aku mengalami saat2 pertemuan dan
perpisahan..pertemanan yang begitu singkat,perpisahan yang terlalu cepat..aneh
kupikir..tapi itulah yang
terjadi..Dilain waktu,rasa mendebarkan dan menegangkan yang pernah kualami..karena, itu kali pertama aku
menolong persalinan dirumah tetangga..tanpa alat sodara2.. pasca kuliah memang
belum ada rencana membeli alat,karena sudah bekerja dirumah sakit swasta,dan
tidak terpikir oleh anak ingusan yang fresh graduated bergelar bidan ini.Kala itu
Sepulang dinas malam,tetanggaku memanggil,minta tolong memeriksa keadaan
istrinya..masya Allah ketika datang si ibu sudah tidak mampu lagi
berjalan,bagaimana tidak..kepala bayi sudah didepan vulva(belum nongol sih tapi
hampir)..dan ibu itu sudah tidak bisa menahan…tanpa pikir panjang mengambil
handscoon sensi yang kupunya..dengan nekat dan mencoba untuk tenang memimpin
persalinan..Subhanallah..akhirnya saat menegangkan itu terlewati..bayi sehat
ibu selamat(macam semboyan ya?),alhamdulillah bayinya segera menangis..artinya
tidak ada gangguan dijalan nafasnya..kendalanya ketika akan mengeluarkan
plasenta..lahh aku ga punya gunting untuk memotong tali pusat..sontak aku
berteriak dengan orang diluar kamar..yang kebetulan adalah ibuku
“maaa…pinjamkan alat tempat bidan yang mama kenal..butuh cepat neh”diluar
ruangan kudengar orang2 kasak kusuk kebingungan..”bayinya sudah lahir tapi tali
pusat belum dipotong”kataku lagi..ketika itu juga ada kk sepupuku diluar
berteriak”gunting biasa ga bisa kah ya’?”..toeeennnggg…”waa…ga steril ka2”(dalam
hati..kk2 aja yang kugunting pake itu)..bener2 deh..”pokonya lia butuh cepat”
kataku lagi…”iya lagi diusahain”jawab orang diluar entah siapa..yang jelas saat
itu situasinya ga bisa diungkapkan dengan kata2..dan akhirnya peralatan pun
datang..lengkap dengan obat2nya..(Thanks Allah)..dan semua
selesai..plasenta..bayi..ibunya..sudah beres.. dan bayi itu tumbuh dengan sehat,
sempat 3 bln ku memantaunya.. ntah
dimana keberadaannya sekarang yang kutahu ada di Jawa..
Dilain waktu bulan yang sama
tepatnya 9 Januari 2009 pengumuman kelulusan CPNS..pertama kali aku menerima
kabar dari teman yang menyatakan bahwa namaku tercantum sebagai peserta yang
lulus..takbir..tahmid tak hentinya kulontarkan..tapi masih penasaran..beneran
ga sih ni..karena aku belum mau mengabarkan ke orang tua khawatir salah
info..atau mungkin temenku yang salah liat..ntar malah yang ada
kekecewaan..tapi Segala puji bagiNya..setelah cek n ricek di internet dan
BKD..yah namaku memang tertera disana..diriku…keluarga semua bahagia..ucapan
selamat lewat sms maupun telpon mengalir…tapi siapa yang sangka kedepannya…….
Bulan-bulan selanjutnya masih
seperti biasa beraktivitas dirumah sakit tempat ku pertama bekerja mencari
pengalaman..menanti pengumuman penempatan yang lamaaaaa sekali baru diumumkan…ku
mencoba telpon BKD, yang ada, petugas disana hanya menyampaikan “nanti
disampaikan lewat undangan penyerahan SK mba” lah klo begitu kan bikin aku
penasaran…sampai2 dengan keberanian alakadarnya..di awal APRIL 2009 aku mendatangi BKD seorang diri..menanyakan soal
penempatan..alhamdulillah disana disambut baik dengan pegawainya..sempat
dilempar kesana kemari(kaya’ bola)..dan akhirnya ku bisa menemui ibu yang
mengetahui prihal penempatan..kusampaikan alasan kedatanganku..dan beliaupun
dengan antusias mencoba membantu..satu persatu berkas dibuka..beliau tanyakan
namaku..lalu…tidak lama..daftar namaku ditemukan…”LIA NURAINI..penempatan di
TARAKAN”……………..Innalillahh…inikah??????serasa dijatuhi lagit runtuh…kucoba
memastikan dengan mengulang namaku”beneran bu LIA NURAINI?”kataku..”iya,LIA
NURAINI..BIDAN..PENEMPATAN DI TARAKAN” ibu itu mengulangi……huaaaaa tertunduk
lemas..mencoba menyembunyikan bulir2 disudut mata yang malu2 keluar..dengan
tertunduk pula aku bersalaman dengan beliau seraya mengucapkan terima kasih dan
pamit untuk pergi…diluar BKD tepatnya diparkiran kuraih telpon dan menghubungi
seorang senior yang dekat denganku …aku belum sanggup untuk mengabarkan dengan
orang rumah..ditelpon aku menangis sejadi jadinya..terisak-isak..untungnya tak ada seorangpun disitu..beliau memintaku
untuk menenangkan diri pulang kerumah dengan hati2..diperjalanan menuju rumah
sambil mengendarai motorku aku tak perduli seberapa buram kaca mataku..yang
jelas aku hanya ingin menangis…sesampai dirumah ibuku sudah menanti..melihat
gelagat anaknya tentu beliau tau ada yang salah..akhirnya ceritaku pun
mengalir..beliau hanya bisa tertunduk lemas..disatu sisi mensyukuri di sisi
lain ada konsekuensi….begitulah..hampir 3 hari mataku selalu sembab…ingin
berkontemplasi..menyendiri..tidak ingin diganggu..lama2 aku juga harus bisa
menerima..karena ada support dan dukungan dari keluarga dan teman-temanku
terutama teman-teman smp ku yang sangat solid..seminggu sebelum keberangkatan
kusempatkan mengadakan perpisahan dengan mereka..akhirnya AWS tinggal impian.
Di penghujung APRIL 2009 SK penempatan diumumkan dikantor Gubernur…kami
maju satu persatu untuk mengambil
amplop, giliran namaku dipanggil ketika itu juga diumumkan penempatannya..yah
sudah ga terkejut lagi..saat kembali ketempat duduk ku membuka amplop berharap yang terjadi hanya
sebuah kesalahan pengetikan..tapi ternyata..ya memang di RSUD TARAKAN….hari itu
juga diumumkan bahwa kami yang
penempatannya ditarakan harus secepatnya melaporkan diri ke RSUD…
Dengan persiapan yang
seadanya,ibuku yang sempat berkoar-koar karena aku Nampak meremehkan..ga ada
semangat,ga niatan, packing2 barangpun tak semua..akhirnya beliau yang turun
tangan dan pada akhirnya sabtu 2 MEI
2009 aku berangkat ke TARAKAN..di subuh hari aku meninggalkan
Samarinda,meninggalkan semuanya,”Ya Allah inikah jalan yang Kau pilihkan
untukku”.Saat dirumah tak setetes air matapun yang mengalir..bukan tak ingin
menangis..tapi mencoba ditahan..berpisah dengan orang2 yang kukasihi dalam jangka
waktu yang lama..dipisahkan dengan jarak yang jauh..tapi saat di pesawat diam2
air matapun mengalir…berpikir bagaimana hidupku disana..karena perjalananku
bukan dalam rangka menuntut ilmu,tugas belajar yang pasti kembali, tapi ini
sebuah perjalanan meniti masa depan..yang sebenarnya masa depan bukan
disini..tapi DISANA( tempat yang kekal) yang entah kapan aku bisa kembali
berkumpul bersama mereka….tapi dengan Bismillah kucoba kutata hati,niat,mencoba
untuk berpikir jernih..yah akhirnya aku harus memulai sesuatu yang baru…DI
TARAKAN..kota yang saat aku berumur 5
tahun sempat kusinggahi..dan saat berumur 22 tahun harus kutempati..
Dan kehidupanku yang baru berawal disini…Di BULAN MEI
2009..Resmi aku berada ditarakan..resmi aku bekerja di Rumah Sakit Provinsi…Resmi
jadi perantau..dan resmi jadi warga tarakan..karena sudah punya KTP
Tarakan…awal awal tidak ada yang special disini..sebuah kota kecil yang tadinya
kupikir terpencil mengingat ulasan memori usia 5 tahun..tapi ternyata tidak
juga..memang tidak seramai kotaku..namun
sebenarnya tarakan kota yang nyaman untuk ditempati…orang2nya baik(pada
dasarnya setiap orang baik)..dengan bahasanya ada tambahan “bah”(lama2 ngikut
juga)..pekerjaan dan rekan kerja yang baik (love u mba2 ku)..
Hari demi hari,pekan demi pekan,
bulan demi bulan dilalui..kupikir aku tidak bisa melalui hingga hitungan
bulan..karena aku tergolong anak mama(bukan anak tetangga..silahkan lihat akte
saya)yang ga bisa jauh dari mama..mengingat semasa kuliah paling lama 2 bulan
ga pulang itupun kangennya sudah bertumpuk tumpuk..nekat harus pulang biar
bagaimanapun wajib pulang..haram banget hukumnya ga pulang (lebayyy)karena banyak
yang ingin diceritakan,yang ingin dibagi selama 2 bulan aku ga pulang…Dan
ketika kembali ke Balikpapan..malam pertama dikos..aku dan teman 1 kamarku memang kompak terkena sindrom “malam senin”(kenapa
ga mlm jum’at ato mlm minggu?”tunggu kisah selanjutnya)itu slogan yang kami
buat karena malam itu kami bisa nangis bareng..walaupun sembunyi2 (memalukan
ya..cengeng banget gua sudah sebesar ini)masih kangen rumah..masih mau
dirumah..walaupun sudah 3 tahun kuliah kadang masih aja homesick..tapi diakhir2
kuliah udah nggak kok..heee…
Lain halnya ketika disini, di
Tarakan,memang aku ditemani oleh “julak”(maaf mengadopsi bhs prancis eh salah
bhs banjar,artinya kakaknya ibu)..tapi tetap bagiku sosok ibu ga bisa
digantikan..ga semua hal bisa kuceritakan dengan beliau.. ternyata homesick itu
ga selalu ada..memang ada saat2 dimana aku kangen berat ma ibu dan ayahku hanya
bisa mendengarkan suara mereka sambil menatap foto yang kupunya..hiks..disini hampir
6 bulan ga bertemu aku bisa bertahan (kasih Standing applause donk) 6 bulan
sodara2...6 bulan(ok cukup)ternyata aku berhasil.. lebaran idul fitri pun aku
ga terlalu sedih..karena sudah kuniatkan,sudah kurencanakan dengan plan yang
sangat tersusun rapi..tanpa diketahui siapapun…(penasarankan????)OKTOBER 2009 aku harus meninggalkan
kota ini..(tenang sodara2,bukan ingin lari)ya…akhirnya di pertengahan
oktober..tepatnya tanggal 17..aku bisa menginjakkan kaki ku lagi di tanah
kelahiran..walaupun sebelum pergi sempat hatiku diobok2 oleh seniorku
disini..menanyakan proseduralnya..perijinan..alhamdulillah..dari support
seniorku yang lain (makasih mba) aku bisa pergi juga….Bersama julak dan barang2
yang banyak aku melakukan journey..long journey..
Satu pekan di Samarinda masih
belum cukup buatku (ya..iyalah maunya 1 abad)..akhirnya tanggal 25 oktober
harus kembali ke Tarakan…dan hari pertama pula aku menempati kostsan…setelah
ditemani julak selama 6 bulan,aku merasa sudah cukup berani dan kuputuskan
untuk ngekos aja..Kosku jaraknya amat dekat dengan tempat kerjaku..cukup dengan
mengedipkan mata(klo ada om jin)sudah sampai(syirik..ga bener itu)..tapi hanya
cukup berjalan kaki kurang dari 10 menit sudah tiba diruangan..dan
akhirnya..malam pertama dikostsan “sindrom “itu datang lagi…tapi tak seberapa
lama,bisa menguasai diri..sekarang baru merasa sendirian..tanpa sanak
saudara..tanpa keramaian.. Di kos yang penghuninya hanya bertiga..nyaris kami tak
pernah bertemu..ketika bertemu itupun hanya sekedar menyakan “dinas apa
mba?”dan hanya sepintas lalu…yah disini akhirnya aku jadi makhluk
individual..tapi aku menikmati..menikmati kesendirian..dikamar yang hanya
ditemani suara kipas angin..dan kadang suara tuts laptopku..
Tak terasa Desember menjelang..ternyata sudah 8 bulan aku disini..Saban
hari..dinas yang tak henti..rutinitas yang senantiasa kugeluti. Namun beberapa
waktu belakangan karena kurangnya sumber daya manusia..berhubung ada yang melahirkan..keluar…cuti.Alhasil
tenaga kerja berkurang…dan tersebutlah lia dan mbak ku(sengaja nama beliau
disamarkan demi harkat dan martabat) yang notabenenya masih sendiri,ga punya
tanggung jawab alias keluarga yang harus diurus,masih muda (jelas) menjadi
tumbal kekurangan tenaga..jadilah rumah sakit menjadi rumah kedua bagiku..karena
diriku harus siap sedia dengan pertukaran dinas..jadwal yang ancur…terkadang
aku harus reschedule agendaku…yah
meskipun diriku tergolong orang yang pemahaman islamnya masih biasa, karena
itulah tiap pekan ada agenda untuk hadir di majelis ilmu…sekedar untuk menambah
tsaqofah,berkumpul dengan orang-orang sholeh berharap bisa ikutan
sholeh..diriku memang tidak sekaliber
mereka..yang berpikir sudah sangat jauh..aku hanya sebatas ingin menuntut
ilmu..karena keberadaanku di Tarakan sudah kuniatkan tidak hanya sekedar work
oriented tapi mencari hal yang lain yang bermanfaat buatku.Aku baru sebatas
sholihun li nafsihi, mensolihkan diri sendiri dulu…bagaimana aku akan menyampaikan
kebenaran sementara diriku sendiri ga bener…memang semasa kuliah idealisme
religi itu sudah ada..namun setelah didunia kerja aku merasa sulit
menerapkan..apa karena kurang motivasi..tidak juga..tapi aku hanya orang yang
biasa dan tidak berani terlihat lebih..ditengah pergolakan hati juga tak luput
dari serangan futurisme..kualitas ibadah yang kian turun..kelalaian..keterpurukan
yang fatal..karena itu walaupun hanya sepekan sekali kucoba untuk mengisi ulang
ruhiyahku..kendati setelah itu bisa kembali lagi..tapi tetap terus dicoba dan
dicoba…Alhamdulillah..disini Allah mempertemukan aku dengan saudara2
seiman..yang kuharap bisa selalu mengingatkan..tapi mungkin aku harus
bersabar..karena belum adanya
keterikatan hati diantara kami.. aku memang belum baik tapi disekelilingku ada
orang-orang baik yang kuharap bisa membawaku juga ikut baik..meskipun belum ada
kontribusi apa2 yang bisa aku berikan..hanya sekedar memperbanyak barisan…
Tentang kerabat dan teman disini
aku memang mendapatkannya dalam jumlah yang cukup..kerabat dari julak..yang
sesekali aku sempatkan waktuku bersilaturahmi..teman2 ngaji dan teman
ruangan..mbak2ku yang dari mereka aku banyak belajar tentang
kehidupan..perasaan..kuhaturkan empati yang sedalam dalamnya…di Tarakan memang
kutemukan hal yang baru..ini mungkin yang Allah coba tunjukkan padaku…hikmah
yang berserakan mulai terkumpul..
Dan disela rutinitas yang
monoton..ternyata rasa jenuh itu bisa hadir..suatu ketika mba ku berkata”aku
sudah nyampe dititik jenuh..mau liburan aja..serasa mau muntah lihat
ruangan”.Ternyata aku juga demikian,klo beliau hanya muntah sekali diriku mau
muntah kuadrat di kali 10 pangkat empat (berapa?)hingga kejenuhanku ku
ungkapkan pada seseorang melalui sms”lagi di titik jenuh neh..rasanya mau kabur
dari pulau ini tapi ga tau caranya”sms pun dibalas “klo lia kabur tentu
ninggalin kewajiban donk,tapi yang jelas massa itu akan segera berlalu”…iya
kudu yakin massa itu akan berlalu dengan
ngisi waktuku dengan sesuatu yang baru pula…
Kurang dari 1 jam tahun 2009 ini
akan berakhir…. Ya Allah begitu cepat waktu berlalu. Semoga apa yang aku
dapatkan bisa kupergunakan dengan sebaik
baiknya..saatnya berbenah..tahun depan amanah baru menanti..moga ini
terbaik..mencoba berperan..berkontribusi..beramal..sebanyak banyaknya…LURUSKAN
NIAT..DI AWAL..TENGAH DAN AKHIR
….“khoirunnas anfahuuhum linnas”
sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lain…
Teruntuk
diriku…terima kasih sudah bersabar ditengah keterpurukkan,usaha untuk menjadi
orang yang lebih peduli dan usaha untuk jadi orang yang baik…….
SEGALA PUJI
BAGI ALLAH YANG TIADA TUHAN MELAINKAN DIA
Disela dinas malam…@kamboja….31
Desember 23.00..
Purnama dilangit negeri paguntaka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar