ahlan wa sahlan

Hanya ungkapan rasa yang tak bisa disampaikan lewat suara..hanya kata dan bahasa

Minggu, 03 Januari 2010

Asa ku


Entah harus darimana aku menginstropeksi diri…beberapa haribelakangan kulalui dengan tanpa makna..banyak waktu terbuang percuma…tak terarah…Astagfirullah..hingga kelalaian kulakukan.Saat-saat menepi ditelaga ilmu pun kulewatkan…what happen with me?? Lagi-lagi begini…kembali menata ruang-ruang hati yang mulai samar..kembali mencari penghapus..setidaknya bisa membersihkan,percikan-percikan..ratik-ratik kotoran…….terutama perasaan yang belum seharusnya ada..”hati-hati dengan hati”siapa yang sanggup mengendalikannya???...apakah virus merah hati itu sudah menyebar..perlukah antivirusnya??..........hari ketiga dipekan ini baru kubisa bangkit lagi..kembali memotivasi diri..kembali merenung dan berpikir,,mungkin ini jawabNya..haruskah ku berpikir demikian..kupaksa saja berpikir begitu…Di jauhkan..karena memang harus begitu..menghela napas panjang….

Saat membuka folder-folder lama tak sengaja kutemukan file yang menarik perhatian…
Do'a dikala ragu akan dirinya...
Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi
Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya
Dan ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....
Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini
Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini
----------------------------------------
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
----------------------------------------
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh
Amin... Ya Rabbal 'Alamin
 
                Ya..Robb..sebelum itu terjadi..kikis saja rasa ini….seperti perumpamaan ingin mencoba menjadi tukang parkir..banyak kendaraan yang keluar masuk…dia tak kan bersedih..tak merasa iri ataupun kehilangan..karena kendaran-kendaraan itu bukan miliknya…. setidaknya sedikit demi sedikit rasa ini harus dihilangkan..karena belum waktunya ada.. hemm..mulai membiasakan..setidaknya menunggu skenarioNya…still wait.. see and wait…
Bila skenarioNya tidak sejalan dengan keinginan…berserah padaNya jalan satu-satunya…
             “Baik dimata manusia,belum tentu baik di hadapanNya..
              buruk menurut manusia belum tentu buruk di hadapanNya”
 Ragu,kadang menyelimuti kalbu…merasa pas dengan situasi yang ada….       
 Hanya mampu menanti skenarioNya…
”Ya Rabb ajariku tuk bersabar,bila memang harus kembali mengeja, ajariku untuk senantiasa ridho akan takdirmu,bila kurang paham dalam membaca yang terlihat dari susunan abjadmu..ajarilah aku”(solikhin abu izzudin)

Tarakan,menanti subuh yang lama menjelang……
22 januari 2010 @ basecamp………

Tidak ada komentar: