ahlan wa sahlan

Hanya ungkapan rasa yang tak bisa disampaikan lewat suara..hanya kata dan bahasa

Sabtu, 06 Februari 2010

Malam Jum'at..emmmm



Malam Jum’at…..
Kamis malam,malam jum’at….4 februari 2010.. Apa yang terlintas dalam pikiran anda tentang malam jum’at????malam jum’at identik dengan nuansa syerem (pake Sya’ bacanya),horor, berbau bistik (enak neh) maksudnya mistik..kloning..eh klenik.dan sebagainya..masih segar dalam ingatan saya (ya iyalah baru kemaren..dung..dung)…malam yang dibilang luar biasa sih tidak juga... tapi buat saya juga malam yang…..ehmmmm…nantilah kita simpulkan.
Ketika waktu menunjukkan pukul 20.30 wita bergegas saya bersiap-siap kembali beraktivitas,dinas malam pertama..tidak ada firasat apa-apa..ketika akan pergi hanya menerima sms dari rekan sedinas, minta tolong dibelikan nasi goreng dekat dengan kos saya..saya pikir masih sempat sebelum absen,  lantas saya iyakan..Pergi ke warungpun hanya sekedar memesan..karena melihat antrian lama,saya pikir lebih baik saya tinggal dulu untuk absen(daripada dipotong…jiahhh)
 Setelah absen Saya pun langsung  menuju ruangan toh belum waktu aplusan juga pikir saya..tiba diruangan, pasien hanya tiga,mengisi laporan sebentar,berencana untuk balik lagi kewarung..namun ada adik mahasiswa yang ingin responsi laporannya(dapat amanah jadi pembimbing,ga layak sebenarnya,,tapi apa boleh untuk,eh boleh buat)karena dia dinas sore,kasihan juga bila harus menunggu lama..akhirnya saya koreksi sebentar…tidak lama HP saya berdering,ada sebuah panggilan dari nomor yang saya kenal,menjawab salam..terdengar suara wanita dengan nada cemas diseberang sana ”Ya’..anak kai yang dirawat diruanganmu itu gantung diri”spontan kaki saya langsung lemes,letih,lesu,ga da tenaga(lebayyy)..saya pun angkat bicara”innalillah,masa’ mba?kemaren pulang baik-baik aja”(dalam hati hanya beristigfar dan berfikir,kenapa ibu itu menyerah begitu saja dengan penyakitnya)si penelpon meminta saya untuk membantu ka’I bila butuh pertolongan….ya..mba dan ka’I(hampir sama seperti bahasa banjar artinya kakek) adalah kerabat saya ditarakan..tidak ada hubungan keluarga,tapi keluarga kami saling kenal..mba adalah anak tiri ka’I,sementara yang dilaporkan bunuh diri adalah anak kandung beliau..sebelumnya 2 hari yang lalu anak beliau itu dirawat diruangan saya,seorang wanita paruh baya berusia 33 tahun,naasnya beliau menderita penyakit yang paling ditakuti semua wanita..kanker leher rahim..Pihak dokter sudah menyatakan tidak bisa mengatasi,karena peralatan medis yang lengkap hanya ada dipulau jawa,akhirnya ibu itu hanya dirawat 1 hari diruangan saya..hanya sempat bertemu sekali saat saya dinas.Saya tidak menyangka klo hidup beliau akan berakhir seperti itu…tapi saya masih menunggu kabar selanjutnya..saya pun diminta untuk mencari ka’I siapa tahu masih berada disekitar rumah sakit.
Memang saat melintasi kamar mayat tadi,sepertinya kamar mayat habis digunakan,saya pikir paling2 memang ada yang meninggal…setelah menerima telpon bergegas keluar niatan mencari ka’I dan mengambil pesanan nasi goreng..berkeliling lewat UGD,namun saya tidak menemukan keramaian..akhirnya setelah selesai,balik keruangan..masih dengan dilingkupi rasa tegang,lemas dan tidak menyangka…tidak lama HP kembali berdering dari nomor yang sama mengabarkan bahwa sudah kembali ke rumah(korban)..pantas saja…informasi terakhir masih ngambang,karena mba juga belum tahu persis kejadiannya..ka’I juga tidak ada dirumah..beliau janji akan mengabarkan info selanjutnya….saya hanya bisa menunggu..
Selagi dinas..pukul 23 lebih, menerima telpon dari UGD ada pasien baru mau masuk dengan perdarahan sehabis operasi caaesar,sempat bingung,lalu saya menyerahkan ke senior terjadilah adu argument  dengan petugas UGD, karena biasanya kasus seperti itu tidak dirawat diruangan kami..tapi apa boleh buat akhirnya senior mengalah..pasien masuk diruangan kami…lama sekali menanti…sementara saya juga menunggu kabar dari kerabat.Akhirnya karena tidak sabar,senior saya menelpon UGD menanyakan pasiennya jadi masuk ato tidak…selang 10 menit kemudian sekitar pukul setengah 1 malam..pasien pun tiba..menggunakan brankar..saya yang menerima pasien sementara senior mengurusi berkas.sekilas terlihat kondisi pasiennya memang sangat lemah..saat memindahkan pun pakaiannya penuh dengan darah..wajahnya pucat sekali..karena ada mahasiswa saya minta tolong untuk mengambilkan sarung tangan hendak mengganti pakaian yang berlumuran darah..sepertinya dia sudah kehilangan darah ribuan cc ..yang menganggu sekali dari tiba diruangan,ibu itu tak henti2nya histeris…berteriak..kontan saja akan menganggu pasien yang lain..saya pun mencoba menenangkan..beliau mau mendengarkan bersedia mengikuti anjuran saya..namun bila saya tinggal sebentar..kembali hysteria…saya coba mengarahkan beliau untuk ingat Tuhan saja,karena sudah bertanya tentang agamanya..saya tidak bisa menganjurkan untuk berzikir…ibu itu seorang nasrani..tapi zikirnya dia, tetap saja menganggu karena dilafazkan dengan suara nyaring “oh..Tuhan Tolonglah Aku”..berulang kali…hanya bisa mengingatkan agar perlahan-lahan…saya tinggal sebentar,senior saya menghampiri pasien..yang ini mah anjurannya lain lagi”nyebut bu..nyebut istigfar”..toengg mau kesedak..saya hanya bisa tersenyum…akhirnya karena terlalu histeris dilaporkan kedokter dandiintruksi untuk memindahkan keruang lain yang memang tempat kasus seperti itu…sepanjang jalan saat memindahkan tidak henti2nya ibu itu bersuara sampai saya mau jadi derby “oh tuhannnn…tolonglah aku”..wusshh…
Menanti fajar menjelang..menyempatkan diri tuk memejamkan mata sejenak..aktivitas disubuh hari pun berlanjut..hingga akhirnya mentari menampakkan sinarnya…sempat terlupa akan kejadian semalam..akhirnya karena kabar  tak kunjung datang,saya lah yang menghubungi…kembali mengklarifikasi…telpon bersambung…belum sempat saya bertanya suara diseberang sana langsung bersahut panjang lebar”ya’ ternyata tetangganya yang bunuh diri”toengggggggggggg…jiahhhhhhhhhhhh..yang membuat kaki saya lemas,letih,lesu….ternyata hanya kabarrrrrrrrrrr…argggghhhhhhhhhhhh……..


Tarakan 6 Feb 2010…02.30 wita…
@kamboja…pasca kuret….

Menanti fajar.,…

Tidak ada komentar: